HALO, Sobat Pikiran Positif? Kali ini aku hendak sedikit bercerita tentang sebuah taman kuno. Namanya Taman Joewana. Akan tetapi, ada juga yang menulisnya Taman Yuwono.
Taman tersebut berlokasi di Sosromenduran. Bagian barat Kawasan Malioboro. Tepatnya di Jalan Dagen. Jadi kalau kita menyusuri Jalan Dagen dari arah timur, yaitu dari Malioboro, silakan tengok kanan jalan.
Yup! Taman Joewana berada di sisi utara. Penandanya gerbang yang tampak di foto ini.
Sesungguhnya memang bukan jalan umum. Oleh karena itu, jika ingin masuk ke situ naikkan level percaya dirimu. Langsung saja melangkah masuk. Tak perlu keder dengan sekuriti atau dengan gonggongan anjing yang kadangkala terdengar.
Bolehlah waspada penuh. Namun, melangkahlah dengan tenang. Jangan berisik. Anjingnya berada di dalam halaman sebuah rumah yang pintu gerbangnya tertutup rapat. Semoga selalu tertutup rapat. Dalam arti, pemilik atau penjaga rumahnya tidak pernah lalai membiarkan si anjing lepas.
Oke. Mari kembali ngomongin Taman Joewana. Begitu melintasi gerbang beserta gonggongan anjing tadi, fokuskan pandangan ke depan. Pasti akan tampak gapura dalam foto berikut ini.
Foto di atas menunjukkan gapura selatan. Adapun gapura utaranya di bawah ini.
Jadi, Taman Joewana sebetulnya tidak terlalu luas. Seukuran lapangan tenis saja. Kemudian sisa lahan di sekitarnya ditumbuhi pepohonan plus dimanfaatkan untuk parkir mobil.
Mobil-mobil siapakah itu? Entahlah. Mungkin milik para tamu yang menginap di penginapan-penginapan yang ada di sekitar Taman Joewana.
Begitulah adanya. Rumah-rumah yang mengelilingi Taman Joewana kini memang bertransformasi jadi penginapan-penginapan. Lain dengan bangunan hotel kekinian yang bergaya modern. Penginapan di sini justru bernuansa heritage. Perabotan di dalamnya pun demikian.
Kompleks perumahan yang mengelilingi Taman Joewana merupakan perumahan elite semasa Hindia Belanda. Gaya arsitektur bangunan-bangunan di situ merupakan gaya perpaduan antara Eropa dan Jawa, yang lazim disebut Indis.
Yang paling istimewa tentu rumah nomor 19. Dahulu rumah tersebut ditinggali oleh keluarga Abdurahman Baswedan, salah satu menteri zaman Orde Lama. Beliau adalah kakek dari Bapak Anies Rasyid Baswedan. Jadi tatkala kecil, beliau yang tinggal bersama sang kakek selalu bermain-main di Taman Joewana itu.
Nah. Kapan nih, kalian ke Taman Joewana ini? Supaya tak tersesat atau salah alamat, silakan tonton dulu video singkatnya ini.

Deskripsinya bikin betah membayangkan suasana taman ini — adem, tenang, cocok buat healing atau piknik santai. Bisa jadi nambah list tempat piknik di Yogyakarta kalau nanti main ke sana 🍃
BalasHapusYogyakarta baru sekali sih dan itu bikin aku langsung membayangkan suasana sore yang adem dan menenangkan di tengah kota. Tempatnya terasa seperti oase kecil, cocok untuk lepas dari hiruk-pikuk sambil menikmati suasana hijau dan udara segar ya mba? Sepertinya taman ini bukan sekadar destinasi wisata biasa, tapi juga bisa jadi tempat kita menenangkan pikiran sambil menikmati keindahan alam kota.
BalasHapusOalah, kirain Anis Baswedan bukan keturunan Yogyakarta
BalasHapusGak sangka kalau kakeknya Abdurahman Baswedan, saat Anis Baswedan kecil, tempat bermainnya ya di Taman Joewana ini ya...
Tempat elite dengan eksklusivitas nya memang menarik untuk dikunjungi untuk menambah wawasan dan pengalaman yang langka.
BalasHapusJadi dahulu sekitar taman sana tu ada rumah dinas pejabat ya mbak? Kalau sekarang lebih sebagai penginapan gitu?
BalasHapusBaru tahu tentang taman ini deh, baru denger namanya hehe.
Walah keder juga ya mau masuk sana, kirain bebas aja bisa dikunjungin ternyata ada yang jagain dan kalau keliatan celingak-celinguk bisa ditandain satpam =))
Saya sudah beberapa kali jalan-jalan di Malioboro, tapi keberadaan Taman Yuwono terlewat dari perhatian. Ternyata lokasinya memang agak tersembunyi ya ...
BalasHapusTaman yang menarik untuk dikunjungi.
Baru denger dengan Taman Joewana ini. Lokasinya agak tersembunyi, jadi gak banyak orang yang bahas. Unik juga ya. Mungkin nanti kalo ke Jogja kudu mampir. Kepengen tahu salah satu tempat mainnya Pak Anies. :D
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusTaman Yuwono ini seperti jendela waktu ya. Menggali sejarah di tengah hiruk pikuk Malioboro pasti pengalaman yang unik. Membayangkan Bapak Anies Baswedan kecil bermain di sana membuat tempat ini terasa lebih hidup dan punya cerita. Semoga aura heritage di Sosromenduran ini tetap terjaga, memberi ketenangan di tengah Jogja yang modern. Tertarik banget buat mampir!
BalasHapusAku kira dirimu lagi eksplore jalan-jalan kecil kayak biasa mbak e. Ternyata bukan ya.. Hehehe..
BalasHapusAwalnya kulihat gapuranya kayak di perkampungan gitu, tapi nyatanya jalannya lebar dan bersih ya. Dan untuk pertama kalinya aku pun tahu ada nama taman Joewono ini. Taman ini nggak sefamilier taman-taman di Yogya yang pernah kujumpai. Ternyata ini bisa dibilang merupakan taman kawasan pemukiman ya? :D
Baru tahu kalau di Sosromenduran, dekat Malioboro, ada taman dengan sejarah seunik ini! Poin tentang kompleks perumahan elite Indis dan pernah ditinggali oleh keluarga Abdurahman Baswedan membuat tempat ini terasa seperti berjalan-jalan menggunakan mesin waktu.
BalasHapusTernyata banyak sekali spot di jogja yang aku ga sempat datangi..
BalasHapusJogja memang kota yang tenang dan syahdu menurutku, setelah Bandung tentunya haha
Penjelasan tentang nilai sejarah dan budaya Taman Yuwono Joewana sangat jelas, membuat saya lebih menghargai tempat ini.
BalasHapus