Selasa, 22 September 2020

Covid-19 dan Budaya Cuci Tangan

1 komentar

COVID-19 benar-benar telah mengaduk-aduk perasaan kita. Mengubah banyak hal. Memangkas beberapa kebiasaan lama kita. Mendatangkan beberapa kebiasaan baru (yang insyaallah) baik. Terkhusus dalam hal menjaga kesehatan. Baik kesehatan jiwa maupun raga. Alhamdulillah. 

Terlepas dari pro dan kontra tentang eksistensinya, covid-19 tetaplah covid-19. Baik mereka yang percaya bahwa virus tersebut ada/nyata maupun mereka yang menganggapnya hoaks, covid-19 tetap berpotensi menjangkiti siapa saja. 

Yeah! Ketimbang lelah berdebat mengenai eksistensi covid-19, bukankah lebih baik kalau kita fokus pada upaya-upaya untuk meningkatkan imunitas tubuh? Salah satu di antaranya, membiasakan diri untuk mencuci tangan. 

Tolong jangan diremehkan. Membiasakan mencuci tangan memang terkesan sepele. Namun faktanya, banyak faedahnya. Tak hanya semasa pandemi ini, tapi kapan pun. Sedari dulu sampai nanti. 

Kalau mencuci tangan tidak penting bagi kesehatan, pastilah tak bakalan ada Hari Cuci Tangan Pakai Sabun.  Iya kan? 

Ya sudah. Kuakhiri saja tulisan ini. Sekali-sekali menulis singkat enggak apa-apa 'kan? Toh tujuan utamaku hanya untuk memamerkan dua wastafel cantik ini. Yang dipasang di beberapa titik di kampung Kauman setelah pasukan covid-19 menyerang. Hehehehe .... 

  





  

 

Selasa, 15 September 2020

Kue Moci Gulung

14 komentar
APA kabar Sobat Pikiran Positif? Sedang sehat dan masih konsisten untuk berpikiran positif 'kan?  Alhamdulillah. Bagaimanapun berpikiran positif jauh lebih menguntungkan ketimbang berpikiran negatif. 

Kali ini, mari kita berbincang tentang hal yang empuk-empuk saja. Yoiii. Mengapa empuk? Sebab yang akan kita bahas adalah kue moci. Bukankah kue moci selalu empuk? 

O, ya. Di sini aku tak hendak membahas sejarah dan perkembangan kue moci, lho. OMG!  Itu terlalu berat, Sobat. Sementara sekarang, aku maunya membahas yang ringan-ringan belaka. Hahaha! 

Begini. Sebenarnya aku hanya ingin berbagi berita gembira kepada kalian. Terkhusus kalian yang menggemari kue moci. Apa kabar gembiranya? Tak lain dan tak bukan, tempo hari aku menemukan kue moci gulung. 

Biasanya kue moci berbentuk bulatan 'kan? Nah. Yang barusan kutemukan itu berbentuk gulungan. Jadi, kita mesti mengirisnya sebelum menghidangkan dan menikmatinya. Kalau mau menikmatinya secara agak barbar ya boleh saja sih asal dipatahkan dengan tangan. Hahaha! 

Bagaimana citarasa kue moci gulung? Enggak usah khawatir. Tetap seperti kue moci pada umumnya, kok. Hanya bentuknya yang dimodifikasi. Citarasanya tetap original. 

Kue moci gulung yang melabeli diri sebagai "Oleh-oleh Khas Magelang" ini harganya ramah di kantong, kok. Sekotak dihargai Rp35.000,00. Bisa diiris-iris ukuran pantas menjadi kurang lebih 15 irisan. 

Lihatlah pula kemasannya. Cakep sekali untuk dibawa sebagai buah tangan untuk calon mertua 'kan? Ngomong-ngomong, warna kemasannya sungguh membahagiakanku. Merah!

Di mana membelinya? Kalau beneran ingin tahu, silakan kepoin IG Balekuda Stable. Atau, langsung cusss saja ke WA Mama Ririn di 0812-2539-8847.









 

PIKIRAN POSITIF Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template