Sabtu, 01 Agustus 2020

HALODOC & Balada Gigi Kawanku

0 komentar
APA kabar Sobat Pikiran Positif?

Apakah gigi kalian baik-baik saja? Atau, sedang senut-senut bin cekot-cekot gara-gara kebanyakan mengunyah daging? Muehehehehe .... Mentang-mentang Idul Adha, lalu aktif banget mengunyah daging.

Eh? Tapi betulkah penyebab sakitnya si daging? Jangan-jangan dagingnya baik-baik saja. Tidak alot. Tidak keras. Namun ternyata, si gigilah yang memang bermasalah sedari awal. Kerja keras mengunyah daging hanyalah faktor pemicunya.

Persis yang barusan dialami oleh kawanku tuh kalau begitu. Ceritanya, semalam dia curhat via WA. Iya. Cuma via WA sebab kami terpisah jarak dan waktu. Aku di Jogja, sedangkan kawan lamaku itu di Tangerang.

Ia curhat tentang giginya yang sakit belakangan ini. Sejak sebelum Idul Adha sampai sekarang, masih sakit. Mau ke dokter gigi, tapi enggak tahu dokter gigi mana yang sudah kembali buka praktik.

Maklumlah. Sedang masa pandemi Covid-19 gini 'kan ya? Sementara mau gambling langsung pergi ke RS atau klinik gigi, ia merasa tak nyaman.

"Lagi pula, aku enggak bisa ninggalin anak lama-lama. Kalau jalanan macet dan antre dokternya lama gimana? Biasanya sih, ke mana pun pergi anak-anak kuajak. Sekarang enggak mungkin, dong. Pokoknya kami wajib meminimalkan keluar rumah," katanya.

Untung saja aku kemudian teringat pada aplikasi HALODOC. Meskipun secara pribadi belum pernah memanfaatkannya, aku pernah melihat adikku memanfaatkannya, saat hendak memeriksakan bapak kami ke rumah sakit.

Aku pun bergegas cek ricek ke website HALODOC. Di situ aku memilih menu sesuai dengan keperluanku, yaitu mencari dokter gigi di seputaran domisili kawanku. Ahaiii. Ketemu! Kutemukan nama Mydents Dental Care Bintaro Sektor 9.

Nama apakah itu? 

Mydents Dental Care Bintaro Sektor 9 merupakan Klinik Perawatan Gigi yang terletak di wilayah Pondok Aren, Tangerang Selatan. 

Visinya memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif, bermutu, dan optimal. Adapun misinya menyediakan pelayanan kesehatan secara optimal. 

Lengkapkah informasinya? 

Iya, dong. HALODOC menyuguhkan informasi cukup detil mengenai Mydents Dental Care Bintaro Sektor 9. Mulai dari informasi umum hingga informasi terkait pengalaman para dokter gigi yang bertugas di situ. 

Ada fotonya segala. Jadi sebelum datang ke klinik, kita bisa membayang-bayangkan dulu wajah dokter gigi yang hendak menangani kita. Hahaha! 

Di mana alamatnya? 

No. 1C Jl. Bintaro Utama 9, Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten. 

Maka segera saja kuinformasikan temuan tersebut kepada kawanku. 

Supaya lebih jelas, kusuruh ia untuk meluncur langsung ke HALODOC. Untuk melihat petunjuk lokasi tepatnya, juga nomor telepon yang bisa dihubungi. Bahkan agar efektif, kusarankan ia sekalian membuat janji dengan dokter gigi pilihannya (yang sesuai dengan kebutuhannya).







Kawanku takjub bin kepo. Kok bisa-bisanya aku yang tinggal di Jogja malah tahu info tentang Mydents Dental Care Bintaro Sektor 9. Sementara dirinya yang di dekat TKP malah enggak tahu.

"Dasar kamuuu. Punya ponsel pintar dieksplorasi faedahnya, dooong! Segera pasanglah aplikasi HALODOC di HP-mu. Supaya bisa segera ke dokter gigi. Supaya cepat bebas makan sate tanpa waswas gigimu lepas!" ledekku.   

O, ya. HALODOC itu aplikasi kesehatan berbasis daring (online). Tujuannya memberikan kemudahan layanan kesehatan untuk masyarakat. Di mana saja dan kapan saja. 

Itulah sebabnya layanan HALODOC tersedia di banyak kota di Indonesia. Nah! Silakan cek ricek kota kalian masing-masing. Jenis layanan apa saja yang tersedia di situ. 

Perlu digarisbawahi tebal-tebal, HALODOC tidak menggantikan fungsi rumah sakit. Aplikasi kesehatan ini justru memudahkan "pertemuan" antara (calon) pasien dengan rumah sakit. Yeah .... Semacam jadi Makcomblang gitu, deh. 

Ngomong-ngomong, HALODOC punya fitur unggulan yang asyik. Yakni Apotik Antar dan Hubungi Dokter. 

Dengan Apotik Antar, kita bisa langsung pulang seusai ke dokter. Tak perlu antre di apotik untuk menebus obat. Sebelum pulang kita cuma perlu menyerahkan resep ke apotik, lalu bayar, kemudian pulang. Obat akan diantar ke alamat kita. 

Bagaimana halnya dengan fitur Hubungi Dokter? Waw! Fitur yang ini lebih asyik lagi. Tanpa mesti bertatap mata yang melibatkan udara dan cahaya, kita bisa terlebih dulu berkonsultasi dengan dokter yang telah kita pilih sendiri. Baik melalui telepon, chatt, maupun video call. 

Yoiii. Pokoknya dengan HALODOC sehat jadi lebih mudah. Mengapa? Sebab aplikasi kesehatan ini memberikan solusi lengkap dan terpercaya untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat Indonesia. Baik kesehatan jiwa maupun raga. Jangan salah. Ada solusi untuk keluhan galau juga lho, di HALODOC. 

Eh, hampir lupa ngasih tahu. Kalian dapat men-download aplikasi HALODOC melalui Playstore atau App Store, ya. Baru kemudian membuat akun dan bisa login. Jangan lupa, cermatilah dulu syarat dan ketentuannya. 

Demikian informasi yang kuketahui seputar layanan HALODOC. Terkhusus untuk layanan perawatan dan pemeriksaan kesehatan gigi. Terkhusus lagi di seputaran wilayah Bintaro Sektor 9. Yakni di Mydents Dental Care Bintaro  Sektor 9.

Siapa tahu di antara kalian ada yang membutuhkannya dan kebetulan pula berdomisili deketan dengan kawanku itu. Jadi, bisa sekalian memanfaatkan informasi ini. 

Selamat berakhir pekan. Selamat menuntaskan sate dan gulai yang mungkin masih tersisa. Dengan ceria, tanpa dihantui rasa senut-senut bin cekot-cekot di gigi.

Salam gigi sehat .... 






Selasa, 28 Juli 2020

Kali Kuning Park 2 dsk

5 komentar
HAI,  hai, hai .... 

Apa kabar Sobat Pikiran Positif? Waduuuh. Maafkan diriku ini, yang lagi-lagi lalai untuk rajin menayangkan tulisan di sini. No reason. Percayalah. Kali ini aku tak akan memberikan alasan permakluman apa pun. Lalai. Hanya lalai. Ituuu saja. Hehehe ....

Baiklah. Sekarang kita langsung membahas tentang Kali Kuning Park 2 saja, ya. Sesuai dengan judulnya. Hahaha! 

Di mana lokasi Kali Kuning Park 2? Sudah pasti di dekat Kali Kuning. Adapun Kali Kuning berada di wilayah Kaliurang, Sleman, Yogyakarta. Dekat Plunyon. Di lereng Merapi yang tak pernah ingkar janji. Hmm. Kalau ingin lebih jelas, tentu kalian mesti membuka peta. Oke? 




Ada apa sajakah di Kali Kuning Park 2? Ada gubuk-gubuk kayu buat menginap. Ada lahan parkir luas. Ada deretan kios penjual makanan dan cindera mata. Daaan .... Ada tumbuhan liar.





Yang paling asyik bagi para penyuka tumbuhan, tentunya tumbuhan liar itu. Bisa hepi sekali mereka di situ. Nah, lho. Adakah di antara kalian yang penyuka tumbuhan? Tumbuhan lho, ya. Bukan tanaman.

Mohon pahamilah. Tumbuhan dan tanaman tidaklah sama. Keduanya berbeda definisi. Tumbuhan itu tumbuh liar; tidak ditanam dengan sengaja. Sementara tanaman sengaja ditanam; bukan merupakan tumbuhan liar.

Maka barangsiapa merasa menyukai tumbuhan, boleh banget memasukkan destinasi ini ke dalam agenda piknik. Namun pastinya, setelah Kali Kuning Park 2 dibuka lagi untuk pengunjung.





Apa boleh buat? Pasukan Covid-19 telah menyebabkan objek wisata ini ditutup untuk sementara bagi pengunjung. Kapan dibukanya lagi? Insyaallah sesegera mungkin, ketika situasi dan kondisi telah memungkinkan. Demikian informasi yang kuperoleh dari seorang kawan yang bekerja di Balai Taman Nasional Gunung Merapi.

Sampai di sini, rasanya tak ada lagi yang bisa kuceritakan tentang Kali Kuning Park 2. Maklumlah. Tatkala ke situ, gubuk-gubuk penginapan sedang dalam kondisi sepi. Hanya ada kami bertiga. Hanya desau angin tengah hari yang lumayan brutal menyapa.

Kedua kawanku yang paham tumbuhan tampak antusias menunjuk sana-sini. Tentu sembari menyebutkan nama-nama tumbuhan yang mereka jumpai. Sementara aku yang awam tumbuhan, justru diam-diam mengeja namamu. Hahaha!

Enggak, kok. Yang benar tuh, aku meliarkan pandangan hingga ke area parkir dan jalan aspal. Hmm. Saat itulah baru kusadari bahwa posisi kami dipenuhi lalu lalang jeep-jeep larva. Tentu jeep-jeep tersebut berpenumpang dan ada sopirnya. Enggak melaju sendiri bak adegan dalam film horor.









Kami ke Kali Kuning Park 2 bertepatan dengan hari Jumat. Pas tengah hari pula. Maka ada pemandangan menarik seperti yang tampak pada foto-foto di atas. Pemandangan menarik apa? Yakni berupa jeep-jeep yang berbaris rapi menunggu para tuan mereka beribadah shalat Jumat. Alhamdulillah.

Ngomong-ngomong, foto-foto dibuat ketika pasukan Covid-19 belum menyerang. Itulah sebabnya para jamaah dalam posisi tidak jaga jarak. Masih dalam era old normal. Belum new normal.

O, ya. Kali Kuning Park 2 ini sangat dekat dengan Plunyon. Untuk tahu keindahan Plunyon lebih detil, silakan baca juga Plunyon Kalikuning TNGM.

Baiklaaah. Sekian ceritaku tentang Kali Kuning Park 2 dsk (dan sekitarnya). Semoga berfaedah dan bisa membahagiakan kalian. Aamiin.

MORAL CERITA:
Ternyata tanaman dan tumbuhan sangatlah berbeda.



 

PIKIRAN POSITIF Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template