HALO, Sobat Pikiran Positif? Sebentar lagi Imlek dan Ramadan, nih. Seru dan unik, ya? Dua momentum besar tersebut bisa kita (bangsa Indonesia) hadapi dalam satu jangka waktu. Jarang terjadi 'kan?
Eh, tapi aku sekarang tidak hendak ngomongin Imlek dan Ramadan. Insyaallah nanti di postingan selanjutnya. Karena kali ini, aku mau ngomongin KASM yang ada di Malioboro dulu.
Apa itu KASM? Tak lain dan tak bukan itu singkatan dari Kran Air Siap Minum. Jadi, air yang mengucur dari kran yang kita buka, bisa langsung diminum. Tak perlu dimasak terlebih dahulu.
Jadi misalnya kita bawa gelas dan sendok plus kopi yang bisa diseduh dengan air bukan air panas, bisa banget ngopi-ngopi santai di tempat. Tinggal pilih KASM yang berlokasi di mana. Hehe ...
Nah. Di sini aku bermaksud menginformasikan KASM yang ada di kawasan Malioboro. Siapa tahu di antara kalian ada yang belum tahu tentangnya?
Begini. Setelah peranti-peranti KASM di kawasan tersebut rusak beberapa tahun silam, yang berujung "bangkainya" tak lagi ketahuan rimbanya, syukurlah memasuki tahun 2026, KASM diadakan lagi. Semoga kemunculannya kali ini awet. Keterlaluan kalau rusak lagi, rusak lagi.
Perlu diketahui, ada 5 KASM yang tersebar di kawasan Malioboro. Di mana sajakah itu? Mari kita mulai mengabsen dari selatan, yaitu dari area Titik Nol.
KASM yang ada di sisi barat jalan terletak di depan Gedung Agung (Istana Kepresidenan Yogyakarta). Sementara yang di sisi timur jalan terletak di depan Museum Benteng Vredeburg (persis di belakang halte TransJogja).
Adapun 3 lainnya terletak lebih ke utara. Yang 2 di sisi timur jalan, yaitu di pintu barat Kompleks Kepatihan dan di depan Hotel Grand Inna Malioboro. Yang 1 lagi ada di sisi barat jalan. Tepatnya di depan Jogja Library Center.
| Dokpri Agustina |
Silakan ingat-ingat, terutama buat kalian yang baru-baru ini habis berkunjung ke Malioboro, kalian menjumpai KASM-KASM itu atau tidak? Atau, malah sudah memanfaatkannya?
Kiranya sekian informasi tentang Kran Air Siap Minum (KASM) yang ada di kawasan Malioboro Yogyakarta. Semoga bermanfaat. Tunggu ceritaku lainnya tentang Yogyakarta.

0 komentar:
Posting Komentar
Terima kasih atas kunjungan Anda. Mohon tinggalkan jejak agar saya bisa gantian mengunjungi blog Anda. Happy Blog Walking!