BERUNTUNGLAH aku diperkenankan oleh-Nya untuk berkawan dengan banyak anak muda keren. Bukan sekadar keren dalam penampilan fisik, melainkan keren dalam prestasi. Itu merupakan sesuatu, lho. Selain membuatku (merasa) awet belia, mau tak mau juga membuatku kerap cemburu.
Yeah! Cemburu dalam hal prestasi 'kan boleh-boleh saja. Justru dianjurkan toh? Supaya kita terpacu semangat untuk berprestasi juga. Tak jadi soal berapa pun usia kita. Hehehe ....
Salah satu anak muda keren yang kukenal adalah Qurotul Ayun. Gadis asal Jember yang kini menetap di Yogyakarta. Tentu menetap sembari bekerja dan berkarya. Bukan sekadar menetap untuk memenuhi Yogyakarta. Haha!
Siapa Ayun sebenarnya? Dia adalah anak muda sarat prestasi. Bekerja di sebuah penerbitan, nyambi sebagai reporter dan blogger, dan menjadi penulis. Yup, yup. UNFORGETTABLE INDIA adalah buku karyanya. Kalian sudah membacanya atau belum, nih?
Sejauh pengamatanku, Ayun merupakan sosok cerdas, bertakwa, baik hati, dan tidak sombong. Caelaaa. Kedengarannya Pramuka banget, ya? Apakah kamu memang seorang Pramuka sejati, Dek Ayun? Haha!
O, ya. Secara pribadi, ada satu hal darinya yang sungguh mengesankanku. Yakni ... dia ternyata tak melupakanku setelah pertemuan pertama kami. Tepatnya pertemuan pertama yang sekaligus perkenalan kurang intensif. Dalam sebuah acara yang melibatkan blogger.
Tentu saja aku terkesan dan terharu sebab masih diingatnya. Apa boleh buat? Terpaksa kuakui deh, biasanya 'kan aku dilupakan begitu saja. Huaaaahahaaahaaaa! #tragis.com
Eh, sudah ya. Sekian dulu ceritaku tentang Qurotul Ayun. Seorang anak muda penuh dinamika, yang bercita-cita untuk mengelilingi dunia dan menjadi juragan kos-kosan.
Semoga kalian terinspirasi dan termotivasi untuk selalu berprestasi seperti dirinya. Tak harus dalam bidang yang sama dengannya. Cukuplah dalam bidang kalian masing-masing. Poin utamanya 'kan "meraih prestasi semaksimal mungkin". Oke?
MORAL CERITA:
Berkawanlah dengan siapa saja tanpa memandang batasan usia. Yang terpenting justru kualitasnya. Bukan berapa usianya.
Yeah! Cemburu dalam hal prestasi 'kan boleh-boleh saja. Justru dianjurkan toh? Supaya kita terpacu semangat untuk berprestasi juga. Tak jadi soal berapa pun usia kita. Hehehe ....
Salah satu anak muda keren yang kukenal adalah Qurotul Ayun. Gadis asal Jember yang kini menetap di Yogyakarta. Tentu menetap sembari bekerja dan berkarya. Bukan sekadar menetap untuk memenuhi Yogyakarta. Haha!
Siapa Ayun sebenarnya? Dia adalah anak muda sarat prestasi. Bekerja di sebuah penerbitan, nyambi sebagai reporter dan blogger, dan menjadi penulis. Yup, yup. UNFORGETTABLE INDIA adalah buku karyanya. Kalian sudah membacanya atau belum, nih?
Sejauh pengamatanku, Ayun merupakan sosok cerdas, bertakwa, baik hati, dan tidak sombong. Caelaaa. Kedengarannya Pramuka banget, ya? Apakah kamu memang seorang Pramuka sejati, Dek Ayun? Haha!
O, ya. Secara pribadi, ada satu hal darinya yang sungguh mengesankanku. Yakni ... dia ternyata tak melupakanku setelah pertemuan pertama kami. Tepatnya pertemuan pertama yang sekaligus perkenalan kurang intensif. Dalam sebuah acara yang melibatkan blogger.
Tentu saja aku terkesan dan terharu sebab masih diingatnya. Apa boleh buat? Terpaksa kuakui deh, biasanya 'kan aku dilupakan begitu saja. Huaaaahahaaahaaaa! #tragis.com
Eh, sudah ya. Sekian dulu ceritaku tentang Qurotul Ayun. Seorang anak muda penuh dinamika, yang bercita-cita untuk mengelilingi dunia dan menjadi juragan kos-kosan.
Semoga kalian terinspirasi dan termotivasi untuk selalu berprestasi seperti dirinya. Tak harus dalam bidang yang sama dengannya. Cukuplah dalam bidang kalian masing-masing. Poin utamanya 'kan "meraih prestasi semaksimal mungkin". Oke?
MORAL CERITA:
Berkawanlah dengan siapa saja tanpa memandang batasan usia. Yang terpenting justru kualitasnya. Bukan berapa usianya.



TACIPAPATRERAHEDISBERSU
BalasHapusAku masih hafal singkatan Dasa Dharma Pramuka zaman SD dulu.
Jiaahahaaha.... Ternyata memang Pramuka sejati
HapusHebat Ayun ya mbak...dan sepertinya tetap menjalankan dasa dharma pramuka....cerdas, intelek, baik hati, dan tidak pilih2 teman..
BalasHapusbtw Selamat atas terbitnya buku Unforgettable India...
Nah, loh, mana nih Mbak Ayun...
HapusSenang membaca kisah perkenalan seperti ini karena rasanya lebih hangat dan personal. Dari cerita sederhana justru kita bisa mengenal seseorang lebih dekat, mulai dari perjalanan hingga hal-hal yang menjadi ketertarikannya. Semoga silaturahmi di dunia blogging terus terjalin dan semakin banyak cerita inspiratif yang dibagikan
BalasHapusTerima kasih atas dukungannya, mbak.
HapusMerupakan sebuah rezeki jika kita kenal seseorang yang ternyata bisa membawa manfaat silaturahmi dan berbagi ilmu bersama. Semoga pertemanan mbak dengan Ayun langgeng terus ya hingga nanti, bisa berbagi kisah juga :) Selamat atas terbitnya buku yang kece ini :)
BalasHapusAmiiin. Semoga keberkahan mengalir pula buat persahabatan kami.
HapusBeruntung bisa berteman dengan orang yang sukses dan sama-sama prestasi. Di zaman sekarang kayanya berteman harus pilih pilih sih kak. Apalagi takut salah pergaulan aja.
BalasHapusNah, itu.
HapusAsli, setuju banget sama moral ceritanya. Punya lingkaran pertemanan dengan anak-anak muda berprestasi kayak Dek Ayun ini emang jadi booster energi positif ya, bikin jiwa berasa ikutan muda terus.
BalasHapusSalut juga sama Dek Ayun, produktif banget sampai punya karya buku tentang India. Keren! Cara penulis menceritakan sosoknya juga terasa hangat, jujur, dan humoris banget. apalagi pas bagian tagar tragis itu, bikin ketawa sendiri.
Betul, Bang.
HapusSetuju banget sama pesan moralnya. Kebetulan, aku sedari kuliah sampai sekarang emang lebih banyak berkawan dengan: junior dan senior Jadi, dari situ malah dapat banyak pembelajaran berharga.
BalasHapusKeren banget nih Mbak Qurotul Ayun, anak muda berprestasi dan aku aminkan doa-doanya. Semoga aku pun bisa jelajah dunia lewat prestasi dan karya. Lumayan pisan, jalan-jalan gratisan dan bisa menceritakan dalam bentuk blog bahkan video.
Tetap semangat dan menginspirasi, ya. Kamu juga anak muda sangat keren.
HapusMasyaAllah. Kagum dengan prestasi dan semangat mbak Qurotul Ayun. InsyaAllah cita-cita keliling dunia dan menjadi juragan kos-kosan terwujud. Aamiin. Saya juga seneng lho kalau ketemu dengan seseorang yang ternyata masih mengingat saya hehehe
BalasHapus😃😃🔥🔥
HapusWah, senang sekali membaca tulisan seperti ini, Mbak. Rasanya bukan sekadar mengenalkan sosok Qurotul Ayun, tetapi juga mengingatkan bahwa lingkungan pertemanan memang bisa ikut membentuk semangat kita. Ahhh ... Rasanya sekarang semakin penting punya teman yang saling mendukung untuk bertumbuh. Semoga Ayun terus berkarya dan menginspirasi banyak orang.
BalasHapusNah, kalau udah kenalan gini kan jadi makin enak pas mampir-mampir lagi nanti, hehe. Salam kenal ya Mbak!
BalasHapusWah keren ya orang Jember menetap di Jogja dan berkarya dalam dunia menulis, semoga makin sukses sih...
BalasHapus