Senin, 27 Maret 2017

Asyiknya Berkelana di Grhatama Pustaka


MELIHAT brosur di atas, Anda tentu langsung ngeh bahwa Grhatama Pustaka adalah sebuah perpustakaan. Namanya pun sudah jelas menunjukkan begitu: GRHATAMA PUSTAKA. Namun menurutku, tempat tersebut merupakan tempat multifungsi. Tak sekadar berfungsi sebagai tempat berkumpulnya aneka referensi, tapi bisa pula berfungsi untuk hal lain.

Hal lain apa? Hmm. Maksudku begini. Meskipun resminya sebagai perpustakaan, kita bisa berkunjung ke situ dengan rupa-rupa tujuan. Tidak melulu untuk tujuan meminjam buku dan membaca-baca.

Sekadar nongkrong di gazebo yang terletak di halaman pun boleh. Duduk berbincang dengan kawan-kawan di udara terbuka. Baik bincang-bincang dengan tema ringan maupun berat. Kalau lapar atau haus tinggal bergeser ke kantin yang terletak di seberangnya.  

Grhatama Pustaka juga asyik untuk dijadikan sebagai meeting point. Kencan dengan siapa pun di situ, dengan tujuan apa pun, dijamin nyaman dan bermanfaat. Nyaman sebab suasananya menyenangkan. Bermanfaat sebab Grhatama Pustaka merupakan gudang ilmu. Di situ 'kan banyak buku. Kalau ketemuan, mengobrol lama, lalu merasa bosan, bisa bergeser ke ruang koleksi buku umum. Iya toh?


Kita boleh selonjoran sambil baca-baca buku di karpet merah itu ....

Lokasi Grhatama Pustaka memang strategis. Di tepi jalan raya dan mudah diakses. Di dekatnya pun ada halte transjogja. Oleh sebab itu, para pengguna moda transportasi umum--termasuk daku--tak perlu galau kalau hendak ke situ.

Asyiknya lagi, Grhatama Pustaka berdampingan dengan JEC (Jogja Expo Center). Kalau di JEC sedang ada pameran atau acara lain, kita dapat sekalian mampir. Jadi sekali naik transjogja, Grhatama Pustaka dan JEC sekaligus terengkuh.

Yang seru, Grhatama Pustaka bisa pula dimanfaatkan sebagai objek wisata edukatif. Terkhusus bagi anak-anak. Ruangan-ruangan di lantai paling bawah sepertinya memang didedikasikan untuk mereka. Di situ terdapat satu ruangan koleksi buku anak. Siapa saja bebas membaca di dalamnya. Anak yang sudah bisa membaca pasti senang dan betah di situ.

Sementara di sebelah ruangan tersebut, ada ruangan lain yang tak kalah menarik. Yakni ruangan untuk anak-anak usia PAUD-TK. Mereka dapat belajar sembari bermain-main di dalamnya. Termasuk belajar memainkan alat musik.

Dinding luar ruang musik yang bermural menarik.

Sebuah sudut yang nyaman, asri, teduh, dan ramah anak.

Grhatama Pustaka sangat ideal untuk kaum emak yang sedang berjuang menyelesaikan kuliah. Maksudnya? Begini. Sementara si emak bersuntuk dengan buku-buku referensi di ruangan yang lain, anaknya bisa ditinggal di sudut ramah anak. Cukup sesekali ditengok. Lebih aman daripada ditinggal di rumah sendirian 'kan? 

Tagline Grhatama Pustaka adalah "kunjungi dan jadi tahu dunia". Dan, itu benar sekali. Sangat sesuai dengan kondisi yang ada. Koleksinya memang tergolong komplet. Meliputi koleksi buku umum, buku anak, buku braille, buku elektronik, dan jurnal elektronik.

Ada pula fasilitas penunjang yang lainnya. Antara lain wifi gratis supercepat, mini bioskop, ruang audio visial, ruang pamer, auditorium, ruang seminar dan diskusi, serta mushala. Memang komplet 'kan? Jadi seharian di situ, tak bakalan dirundung bosan. Justru bakalan asyik-asyik saja rasanya. 

MORAL CERITA:
Perpustakaan yang baik adalah perpustakaan yang bikin betah para pengunjungnya.




8 komentar:

  1. dan semoga setiap pemprovinsi lain bisa mencontoh perpustakaan grahatama di yogya ya mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, mas, semoga tiap kabupaten malah... kalau perptstakaannya asyik, pasti para pengunjung betah

      Hapus
  2. Perpustakaan yang lebih baik lagi adalah perpustakaan yang bikin betah untuk menetap di situ karena menyediakan kapling hunian... :-D

    BalasHapus
  3. Wah mbak, aku lama banget nggak ke perpus, sejak bekerja. Dulu pas SMA rajin banget sampai pernah dapat penghargaan pengunjung terbaik hahahaha ... Jadi kangen euy lihat foto2 perpusnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. wowww kereeennn....penghargaan pengunjung terbaik gitu, lhooo. Aku malah gak pernah sama sekali dihargai di perpus... #halah# hihi....

      Hapus
  4. Setuju banget dnegan moral ceritanya. Kalau perpustakaan kayak gitu kan bikin betah bacanya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, mbak, jadi terasa enggak monoton

      Hapus

Terima kasih atas kunjungan Anda. Mohon tinggalkan jejak agar saya bisa gantian mengunjungi blog Anda. Happy Blog Walking!

 

PIKIRAN POSITIF Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template