Selasa, 15 Januari 2019

JARIC, Jogja Fabric Club

11 komentar
BERUNTUNGLAH aku. Sebagai insan yang buta dunia permesinjahitan, aku justru berkesempatan mengenal JARIC. Yoiii. Sabtu lalu, 12 Januari 2019, aku menghadiri perayaan ultah ke-4 JARIC. Wah, wah, wah. Sudah 4 tahun saja usianya. Kok aku malah baru tahu kalau ada komunitas asyik yang bernama JARIC? Hmm. Aku ke mana saja selama 4 tahun itu, ya? Hehehe .... 



What is the JARIC?  JARIC itu Jogja Fabric Club. Sebuah komunitas kreatif tempat belajar menjahit aneka kerajinan (craft). Misalnya sarung bantal, bantalan leher, dompet, tas, tempat pencil, dan hiasan dinding. Pokoknya rupa-rupa kerajinan tangan yang cantik-cantik. Yang proses pembuatannya melibatkan mesin jahit dan kain. Yang kerap pula melibatkan bahan lain selain kain. 



Tentu saja aku takjub dengan hasil karya para anggota JARIC. Aku sungguh tak mengerti. Mengapa tangan mereka demikian luwes berkreasi dengan jarum dan benang? Sementara tanganku tidak? Dan astagaaa, aku mendadak sadar bahwa cara memasang benang pada mesin jahit pun aku tak tahu. Haha! 

Tapi begini. Andaikata aku berniat dan berminat untuk belajar dari nol, JARIC siap membantu. Ya ampyuuun. Baik hati benar. Hanya saja, aku tahu dirilah. Aku ini sekadar berminat. Tidak sungguh-sungguh berniat. Kalau memaksakan diri malah nanti ujungnya tak oke. Yang mengajari kecewa, aku pun bisa frustrasi .... #Halah! 

Yeah, bukankah belajar sesuatu itu harus dilandasi oleh niat yang kuat? Kalau mau hasilnya maksimal. Maka kusarankan, bagi kalian yang memang ingin sekali mahir bikin kerajinan, bergabunglah dengan JARIC. 



JARIC pun membuka diri untuk diajak bekerja sama. Misalnya kalian ingin mengadakan pelatihan jahit-menjahit souvenir dari kain perca. Bisa banget tuh kalau hendak menggandeng JARIC. Pokoknya tak usah ragu untuk mencolek para pengurusnya. Asalkan caranya sopan, pastilah bakalan direspons dengan baik. 

O, ya. Perihal para pengurus JARIC aku punya catatan khusus. MasyaAllah. Ternyata mereka sungguh militan. Penuh dedikasi dalam mengurusi JARIC. Aku terkejut saat tahu bahwa Mbak Mei, sang ketua, berdomisili di Gunungkidul. Sementara aktivitas JARIC berbasis di wilayah kota Jogja dan beliau selalu hadir. Padahal pula, Mbak Mei punya bayi yang notabene mesti dibawanya ke mana-mana. Dua kakak si bayi juga masih anak-anak. Yang tak jarang, keduanya juga sekalian diajak.

Kalau selalu diantar suami sih, biasa. Tapi kadangkala ternyata Mbak Mei sendirian saja bawa anak-anak. Pakai bus umum, disambung taksi online. Wow! Luar biasa 'kan? Tak semua orang (termasuk aku) sanggup melakukannya, lho.

Selain Mbak Mei, para pengurus lainnya juga tak kalah heroik. Ternyata, oh, rupanya. Mereka mayoritas berdomisili di luar kota Jogja. Mereka pun banyak digelendoti krucil masing-masing. Maka tak mengherankan, Sabtu lalu itu banyak hadir kaum balita-anak usia SD. Sungguh keren. Kaum ibu tetap bisa me time dengan kawan-kawan sehobi, anak-anak mereka pun bisa asyik bermain-main dengan teman sebaya. Cucok 'kan? 



Demikian sekelumit ceritaku tentang JARIC, Jogja Fabric Club. Semoga bermanfaat bagi kalian. Jika ingin tahu lebih lanjut tentangnya, langsung sambangi saja akun IG-nya di  @jogja_fabric_club atau di FB www.facebook.com/jogjafabricclub




Jumat, 11 Januari 2019

Konser 1 Hati 1 Cinta

8 komentar
HARI ini, 11 Januari 2019, tepat 25 tahun kebersamaan Kang Armand Maulana dan Teh Dewi Gita. Alhamdulillah. Sebagai fans Armand garis keras, aku tentu ikut berbahagia. Sungguh-sungguh bahagia yang membuncah. Seakan-akan itu momentumku sendiri. Haha! 

Iya. Hari ini adalah ultah perak pernikahan mereka. Warbyasaaak. Aku iriii. Yang bikin makin iri, mereka bikin "Konser 1 Hati 1 Cinta" untuk merayakannya. MasyaAllah. Aku makin ikut berbahagia, deh. 

Sungguh. Momentum 25 tahun kebersamaan mereka menancapkan kesan istimewa di hatiku. Pokoknya terasa sangat sesuatu. Itulah sebabnya aku sampai menuliskannya begini. Bela-belain banget 'kan ya? Haha! 

Baiklah. Sakinah mawaddah wa rahmah selalu ya, Kang Armand dan Teh Dewi. Semoga aku dan para pembaca postingan ini dapat terinspirasi oleh hubungan cinta kalian. 

Maaf, tanpa foto. Aku 'kan tak punya foto keduanya. Enggan pula untuk mengambilnya di internet. Haha! 

Hmm. Tapi ada baiknya supaya lebih syahdu, berikut aku nukilkan lirik lagu "11 Januari" (GIGI). Oke? 

Sebelas Januari bertemu
Menjalani kisah cinta ini
Naluri berkata engkaulah milikku

Bahagia selalu dimiliki 
Bertahun menjalani bersamamu
Kunyatakan bahwa engkaulah jiwaku

Akulah penjagamu
Akulah pelindungmu
Akulah pendampingmu
Di setiap langkah-langkahmu 

Pernah kumenyakiti hatimu 
Pernah kaumelupakan janji ini 
Semua karena kita ini manusia 

... 







 

PIKIRAN POSITIF Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template