Sabtu, 25 November 2017

Ayo ke Lokasi Baru Pizza Pazza

SIANG tidaklah terlalu terang ketika aku beranjak pergi. Dan sungguh, selama perjalanan panjangku matahari sama sekali tidak garang, Alhamdulillah. Teduh selalu adanya. Alhasil dari rumah hingga lokasi tujuan, seperti dipayungi awan saja rasanya. 

O, ya. Titik akhir perjalanan panjangku siang itu adalah Pizza Pazza. Yakni sebuah tempat nongkrong yang menawarkan berbagai menu bercitarasa Italia. Sudah pasti sesuai dengan namanya, ada pizza di situ. Namun jangan salah, selain pizza masih ada beragam menu lainnya.

Lokasi yang Tenang dan Teduh
Mengapa kubilang kalau perjalananku adalah perjalanan panjang? Sebab memang panjang. Lokasi Pizza Pazza di Jogja utara. Tepatnya beralamat di Jalan Sumatra Condongcatur Depok Sleman. Sementara diriku berdomisili di Jogja selatan. Lebih kurang 10 kilometer jarak yang mesti kutempuh. Lumayan jauh 'kan?


Tapi perjalananku tak sia-sia sebab lokasi Pizza Pazza sangat menyenangkan. Yup, lokasinya tenang dan teduh. Tenang sebab lalu lintas di depannya tak begitu padat. Teduh sebab di depannya terhampar pemandangan hijau seperti ini .... Alhasil, angin sepoi-sepoi bebas polusi pun kerap kali menyatroni.
  


Genuine Italia yang Bikin Gila 
Tahukah Anda? Mengapa resto pizza yang satu ini dinamakan Pizza Pazza? Ini jawabannya. Sebab pizza yang diolah dan disajikan Pizza Pazza rasanya bikin pengunjung gila. Tergila-gila sehingga mau datang lagi dan lagi. Kiranya hal itu sesuai dengan arti Pizza Pazza, yaitu 'pizza gila'. 

Menurut Ibu Anastasia Riana, sang pemilik Pizza Pazza, pizza dan semua menu yang ditawarkan bercitarasa asli Italia. Jadi tepatnya, pengunjung akan tergila-gila pada rasa genuine Italia di Pizza Pazza. Maka Anda yang gemar sekali pada makanan Italia sangat cocok kalau berkunjung ke sini.

Percayalah akan keaslian citarasa Itali Pizza Pazza. Lha wong yang mengelola Pizza Pazza Ibu Anastasia Riana dan suaminya, kok. Sementara sang suami adalah Gieseppe Stasi, seorang warga negara Itali. 

Pizza Kriuk Alami 
Apa beda pizza di Pizza Pazza dengan pizza di tempat lain? Selain rasa genuine Italinya, semua varian pizza di Pizza Pazza berbentuk pipih. Karena bentuknya yang pipih itulah, pizza pun jadi garing setelah dibakar. Alhasil saat digigit, timbullah sensasi kriuk yang khas. Demikian yang dituturkan oleh Ibu Anastasia Riana. 



Sejatinya pizza diolah secara alami. Dari bahan-bahan yang segar dan dimasak dengan cara tradisional. Dan memang, prinsip pengolahan itulah yang dipakai oleh Pizza Pazza. Di Pizza Pazza tak ada oven. Adanya tungku perapian dengan kayu bakar pilihan. Durasi membakarnya pun tidak asal-asalan. Ada penghitungan waktu yang cermat. Disesuaikan dengan topping yang dipakai.


Aneka Menu Lain
Jangan buru-buru patah hati bila merasa kurang suka makan pizza. Padahal, sangat ingin nongkrong di Pizza Pazza yang lokasinya asri. Santai saja. Ada banyak menu Italia selain pizza, kok. Dua di antaranya seperti yang terlihat di bawah ini.



Aku lupa nama menu di atas. Pakai istilah Italia, sih. Hehehe .... Tapi yang jelas, lidahku yang agak ndeso ini lumayan bisa menerimanya. Jadi kalau lidah Anda lebih metropolis, pasti bakalan lebih bisa menerimanya. Apalagi kalau Anda memang penggemar makanan Italia. O, ya. Komposisi utamanya jamur dan fillet daging ayam. 

Kalau menu yang fotonya di bawah ini adalah Bruschetta. Yakni roti tawar yang dibakar kering, lalu ditaburi irisan sosis atau tomat. Adapun yang tampak di foto adalah roti bakar kering bertabur irisan tomat segar. Nah, lho. Kalau Anda suka tomat pasti bahagia bila menyantap Bruschetta ini.



Ramah Dompet dan Ramah Vegetarian
Bagaimana dengan harganya? Hmm. Jangan galau bin risau soal harga. Meskipun rasanya genuine Italia dan bahan bakunya banyak yang impor, semua menu di Pizza Pazza sangat ramah dompet. Percayalah. Andaikata hanya punya seratus ribu dan ingin nongkrong cantik di Pizza Pazza, masih kondusiflah.

Demikian pula, bila Anda seorang vegetarian. Anda pun tetap bisa bebas makan di Pizza Pazza. Anda tinggal memilih menu yang di buku menunya dilingkari warna hijau. Yup! Lingkaran hijau itu merupakan tanda bahwa menu yang bersangkutan bisa disantap oleh seorang vegetarian.




Nah. Sekarang silakan cermati saja nama-nama menu yang ditawarkan. Pasti deh, salah satunya dapat memikat selera Anda. Sesudah itu langsung berangkat ke Pizza Pazza, ya. Lokasi barunya beralamat di Jalan Sumatra Condongcatur Depok Sleman.

Ini rutenya. Dari perempatan Kentungan ke utara, lalu belok kiri, masuk ke Jalan Timor Timur. Teruslah menyusuri jalan hingga beberapa meter ke barat, sampai menemukan plang petunjuk bertuliskan "Jalan Sumatra". Silakan masuk ke Jalan Sumatra (arahnya ke utara) dan susurilah hingga menemukan Pizza Pazza. Oke?

 

24 komentar:

  1. Di Jogja selalu ada yang baru dan bikin kangen.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukankah sudah dikatakan bahwa Jogja iru terbuat dari rindu, kemangan, dan angkringan?

      Hapus
  2. Balasan
    1. O, ya? sip sip...itu posisinya mepet dengan rumah Mak Enngar IIDN Jogja, Mbak Irfa juga kerap di situ hehehe

      Hapus
  3. Kata teman yg udah pernah nyoba pizza di italy sono, katanya malah pizza yg asli gak banyak toping dan gak tebel kayak pizza2 yg di indo sih. Nampaknya pizza pazza bisa jadi tempat bagi yg suka pizza dan mau nyoba pizza yg original. Thumbs up buat mba agustina yg udah share!

    Salam kenal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Pizza Pazza itu insyaAllah genuine Italy rasanya.

      Yoi Mas,makasihh telah mampir...


      Salam kenal juga

      Hapus
  4. Mbak, mau dong Pizza nya.. kayaknya enak tuh.

    BalasHapus
  5. Balasan
    1. Hahaha....ajak Mb Irfaaa ke situuh...beliau koyoke fans berat tuh pizza...hehe...

      Hapus
  6. hmmm....jadi kepingin makan Pizza... tapi aku belum pernah makan pizza yang citarasa asli Itali...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe ....klo lidahku mlh kurang cocok ee dg yg citarasa asli ItaliπŸ˜€πŸ˜€

      Hapus
  7. Pizza yang dibakar di tungku gini asti baunya lebih khas ya.. Duh jadi pengen cobain, nanti kalo mian ke Sleman, mampir kesini aaaah

    BalasHapus
  8. Ya Allah itu enak bgt tempatnya.Dpnnya ada sawah2 gitu.Asri bgt. Betah deh pastinya.Apalagi pizzanya enak.Wah klo aku tinggal di Jogja pasti kesana terus.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha.... Terus lupa gak nyicipin gudheg Jogja yaa

      Hapus
  9. Wooooo.....rasa Italia asli. Pantes perlu banget diperjuangkan meski lokasinya ujung-ujungan gitu ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuhuuuuu... Iya, Mbak. Apalagi yg suka beraatt. Pasti akan berjuangggπŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€

      Hapus
  10. Masih dibakar menggunakan tungku, ya? Hmmm ... harusnya lebih wangi :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa, Mbak, sengaja pkai tungku agar daoet feel Itali nya

      Hapus

Terima kasih atas kunjungan Anda. Mohon tinggalkan jejak agar saya bisa gantian mengunjungi blog Anda. Happy Blog Walking!